Analisis Perilaku Membolos Siswa Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 99 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.36420/dawa.v4i1.514Keywords:
Truancy Behavior; Students; GenderAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa mencoba mencari teman untuk berinteraksi dengan orang lain dan ia akan menentukan tipe teman yang akan menjadi pilihannya sendiri. Ini yang disebut dengan kelompok sebaya yang memberi pengaruh terhadap perilaku siswa. Golongan itu dapat memilih, menerima, dan menghargainya. Apabila siswa yang baik tetapi berteman dengan golongan yang tidak baik maka ia akan menjadi siswa yang tidak baik pula. Sehingga siswa yang membolos adalah siswa yang berteman dengan golongan yang tidak baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku membolos siswa di SMA Negeri 99 Jakarta. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif untuk mengetahui bagaimana tingkat membolos siswa di SMA Negeri 99 Jakarta dengan cara mengumpulkan data sebanyak banyak nya melalui observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah kemudian data yang diperoleh di interpretasikan oleh peneliti. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti ditemukan tiga siswa yang sering melakukan perilaku membolos diantaranya berinisial MF, ZN dan MI yang merupakan siswa kelas XI di SMA Negeri 99 Jakarta. Selanjutnya peneliti melalui pendekatan lebih dalam dan memberikan pengarahan tentang apa saja akibat dan dampak yang diperoleh dari perilaku membolos dengan harapan perilaku membolos di sekolah dapat terselesaikan dengan baik dan siswa secara perlahan meninggalkan perilaku negatif tersebut.
References
Achmad,S. (2019). Membangun Pendidikan Berwawasan Gender. Yinyang : Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak Volume 14 Nomor 2 Hal 70-91. Semarang: IAIN Salatiga. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i1.2843
Erlina, N., & Fitri, L. A. (2016). Penggunaan Layanan Konseling Individu dengan Pendekatan Behavioral untuk Mengurangi Prilaku Membolos Peserta Didik Kelas VIII MTs Miftahul Ulum Merabung iii Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus. KONSELI: Jurnal Bimbingan Dan Konseling (E-Journal), Volume 3 No 1 Hal 19-28. Lampung : IAIN Raden Intan Lampung. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/konseli/article/view/574/1260
Fadlullah, A. (2021). Perilaku Membolos Kelas 3; Studi Kasus Pada SMP Negeri 02 Srijaya. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 141-152. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/15-Article%20Text-27-1-10-20220511.pdf
Graciana, W. (2011). Perilaku Membolos Siswa (Studi Deskriptif Kualitatif Tentang Perilaku Membolos Siswa di SMP Negeri 2 Delanggu, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten). Skripsi. Yogyakarta : Universitas Sebelas Maret. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/18795
Gusmansyah, W. (2019). Dinamika Kesetaran Gender dalam Kehidupan Politik di Indonesia. Jurnal Hawa : Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak Volume 1 Nomor 1 Agustus 2022. http://dx.doi.org/10.29300/hawapsga.v1i1.2233
Kartini, A & Maulana. (2019). Redefinisi Gender dan Seks. An-Nisa : Journal Of Gender Studies. Volume 12 Nomor 2 Hal 217-239.Tasikmalaya: Institut Agama Islam Cipasung Tasikmalaya. https://annisa.uinkhas.ac.id/index.php/annisa/article/view/18/11
Lianti, A., Sasferi, N., & Ahmad, B. (2023). Persepsi Siswa Terhadap Perilaku Membolos di SMP Atthayyibah Kerinci. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(7). https://doi.org/10.5281/zenodo.8283039
Tutuk, N. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter. Purwokerto: STAIN Press
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Barokah Asmaul Husna, Dwi Dasalinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.